Tesis dan Fitness


Karena kuliah S2 saya sudah ada di ambang batas drop out, saya membulatkan tekad untuk menghabiskan waktu hanya mengerjakan tesis dan fitness.

Nggak main main. Supaya rajin, saya udah daftar jadi member fitness club. Clubnya juga bukan yang murah. Paling nggak buat ukuran kantong saya, cukup mahal.

Kenapa harus fitness? Jawabannya biar sehari ada alasan beberapa jam buat keluar rumah, gerak, dan ketemu orang.

Memangnya kenapa harus gerak? 
Cobain deh ngerjain tesis sebulan, cuma dikamar terus. Sendirian. Nggak lihat matahari. Nggak gerak.
Kalau nggak depresi. Hebat!! :)))))

No comments