Dim Sum


Setelah tiga hari makan makanan India mulu, akhirnya hari keempat kami pergi ke pulau Hong Kong, dengan tekad makan di restoran yang ngejual dim sum halal di daerah Wanchai. Mengikuti petunjuk dari Oom, sampai juga kami di restoran yang letaknya dilantai 5 masjid Wanchai. Datang jam 10 pagi restoran sudah penuh. Nggak cuma sama turis atau penduduk muslim, tapi juga sama penduduk non muslim.

Meja-meja di restoran ini gaya China banget. Bundar dan besar. Satu meja muat untuk 10 orang. Setelah celingak celinguk sebentar kami gabung sama satu keluarga China yang terdiri dari kakek nenek, dua cucu dan dua pengasuh, yang tentu saja orang Indonesia :P

Setelah duduk kami dikasih kartu buat pesen makanan dan buku menu. Buat Beli Dim Sum, kita harus datang ke counter penjual Dim Sum dan nunjuk Dim Sum yang dipengen atau nyebutin nomer Dim Sum sesuai dengan nomer yang ada di menu. Si Petugas nanti bakalan ngambilin Dim Sum yang terpilih terus nyatet jumlah Dim Sum yang kita ambil di kartu pesanan.

Saya pergi sebagai pembeli makanan sementara suami beli minuman. Karena suasana yang riweuh dan ribet saya maen tunjuk aja Dim Sum yang ada. Alhasil saya datang ke meja dengan bawa 5 piring Dim Sum berbagai jenis, yang salah satunya Dim Sum terong. Suami yang picky eater serta merta langsung menolak makan terong. Terpaksa saya yang ngabisin, walaupun biasanya saya juga menolak terong. Untung Dim Sum terongnya enak banget.

Kami berdua menghabiskan sekitar 10 piring Dim Sum. Kenyang dan bahagia. Kakek China yang duduk di sebelah memuji kami karena pintar memilih jenis Dim Sum yang paling enak. Dim Sum terong yang paling enak kata dia. Kami pun mengangguk angguk sambil cekikikan.            

No comments