Seni Kerja Serabutan

1. Nggak boleh panik kalau saldo rekening tipis, bahkan cuma bisa buat bayar biaya buku tabungan bulanan.

2. Nggak boleh kalap kalau saldo rekening meningkat drastis karena bayaran menumpuk.

3. Selama kerjaan belum overload nggak boleh nolak-nolak kerjaan, nanti kualat, pas butuh pas nggak ada kerjaan.

4. Kalau kerjaan overload nggak boleh ngeluh, karena salah siapa ambil kerjaan banyak-banyak.

5. Nggak boleh pesimis. Tapi jangan juga over optimis.

6. Jangan membiasakan diri ngutang, karena nggak tau kapan bisa bayarnya.

7. Jadi orang baik dan baik baik sama semua orang. Kerjaan bisa dateng dari mana aja.

8. Jangan menghitung pekerjaan dari uang. Berapapun bayarannya kerjakan dengan baik.

9. Jangan nunda-nunda pekerjaan. Nggak akan pernah tau kapan badai kerjaan menerpa. (Ini nih yang susah)

10. Banyak-banyak minum vitamin C. Sakit itu mahal dan buang-buang waktu.

11. Sebisa mungkin pisahkan urusan kerjaan dengan urusan pribadi. Paling nggak kalau urusan kerjaan mulai bikin gila, masih ada orang waras di rumah yang bisa bikin nggak jadi gila.

12. Jangan playing victim.

13. Jangan playing victim.

14. Jangan playing victim.

15. Nggak usah gengsi ngerjain kerjaan apapun, asalkan halal. Namanya juga kerja serabutan, harus jauh-jauh dari gengsi.

16. Jangan lupa sedekah walaupun cuma 500 perak. Tau sendiri nggak enaknya nggak punya uang.

17. Jangan lupa berdoa, soalnya rejeki di tangan Tuhan.

...

...

...

18. Walaupun lagi asik cari uang, jangan lupa kerjain tesis. Soalnya mahal bayarnya. (khusus untuk saya ini sih) Hihihihi.

Udah ah, kebanyakan ngomong saya. Ini kerjaan masih banyak.

1 comment